Lantaran ketidaktahuan dan kemiskinan, Irfan menderita tumor ganas di matanya. Setelah enam bulan, tumor tersebut nyaris menutup semua bagian wajah Irfan. Akibatnya, dari pantauan Liputan 6 SCTV, Ahad (22/5), ia hanya bisa terbaring lemas tak berdaya di ruangan isolasi Aster, Rumah Sakit Umum Undata, Palu, Sulawesi Tengah. Terlebih saat anak kedua dari empat bersaudara pasangan Rubiah dan Pramono itu divonis dokter menderita penyakit tumor ganas di mata atau retina blastoma.





